Ujian OSCE Kebidanan FIKES Umsida Jadi Bekal Mahasiswa Menuju Praktik Nyata

Fikes.umsida.ac.id – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyelenggarakan Ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE) bagi mahasiswa S1 Kebidanan semester 7.

Ujian ini dilaksanakan di Laboratorium OSCE Center Gedung Fakultas Kedokteran (28/01/26).

Sebagai bagian dari evaluasi keterampilan klinis mahasiswa secara objektif, sistematis dan sesuai standar pendidikan kebidanan.

OSCE merupakan metode penilaian berbasis simulasi klinis yang dirancang untuk menguji keterampilan mahasiswa melalui serangkaian stase dengan skenario kasus berbeda.

Baca Juga: Buat Mannequin Acupressure Point with LED Indicator, Laboran Kebidanan Umsida Lolos Kilab 2024

Setiap mahasiswa diuji pada kondisi klinis yang menyerupai praktik nyata.

Sehingga mahasiswa mampu menggambarkan kesiapan sebelum terjun ke lapangan pelayanan kesehatan.

Alur Stase OSCE Kebidanan: Dari Deteksi Dini hingga Keluarga Berencana
Sumber: Fikes Umsida

Pada pelaksanaan OSCE ini, sebanyak 33 mahasiswa dibagi menjadi tiga sesi ujian, dengan masing-masing sesi diikuti oleh 11 mahasiswa. Setiap peserta harus melewati total 11 stase yang telah disusun secara berurutan.

Stase 1 menguji kemampuan mahasiswa dalam masa antara dan deteksi dini.

dilanjutkan Stase 2 tentang kehamilan normal dan Stase 3 mengenai kehamilan gawat.

Stase 4 digunakan sebagai waktu istirahat, sebelum mahasiswa melanjutkan.

Lihat Juga: Umsida Jadi Tuan Rumah Simulasi OSCE 2025 Bukti Fikes Kian Dikenal di Jawa Timur

ke Stase 5 yaitu persalinan normal, serta Stase 6 tentang persalinan gawat.

Setelah itu, Stase 7 kembali menjadi stase istirahat.

lalu Stase 8 menguji kompetensi nifas normal.

Stase 9 terkait bayi normal.

Pada Stase 10, mahasiswa diuji pada pelayanan keluarga berencana,

sebelum akhirnya memasuki Stase 11 sebagai istirahat akhir.

Di setiap stase tindakan, mahasiswa wajib menunjukkan empat aspek utama, yaitu kemampuan anamnesis, pemberian KIE, pelaksanaan tindakan klinis sesuai prosedur, serta sikap profesional yang mencerminkan etika dan keselamatan pasien.

OSCE sebagai Pengalaman Belajar dan Evaluasi Kompetensi Mahasiswa
Sumber: Fikes Umsida

Setiap stase memiliki alokasi waktu sepuluh menit, terdiri dari satu menit membaca soal, delapan menit pelaksanaan tindakan dan satu menit perpindahan stase.

Seluruh proses penilaian dilakukan menggunakan rubrik objektif yang telah disepakati oleh tim dosen penguji.

Cek Selengkapnya: Evaluasi OSCE Jadi Langkah Nyata Fikes Umsida dalam Menjamin Mutu Lulusan Kebidanan

Sebagai penguji, Evi Rinata SST MKeb menegaskan bahwa OSCE bukan sekadar ujian akhir, melainkan pengalaman penting bagi mahasiswa kebidanan.

“Harapannya, mahasiswa memiliki pengalaman mengikuti OSCE untuk memahami skenario kasus, mengaplikasikan ilmu dan kompetensi yang telah didapatkan, serta siap menghadapi praktik klinis yang sesungguhnya hingga dinyatakan lulus,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan OSCE yang terstruktur ini, FIKES Umsida terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan kebidanan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.

Penulis: Elfira Armilia.

Berita Terkini

PKL D4 MIK Umsida Jadi Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia Kerja Kesehatan
February 7, 2026By
PKL Dasar dan Lanjutan D4 TLM Umsida Jadi Bekal Penting Mahasiswa Hadapi Industri Kesehatan
February 6, 2026By
Fisioterapi UMSIDA Dampingi Pelari FK UMSIDA Run 2026 Lewat Layanan Pemulihan Otot
February 3, 2026By
FIKES Umsida Perkuat Kesiapan Mahasiswa lewat Program Pre Klinik S1 Fisioterapi
January 30, 2026By
Peran Strategis Mahasiswa D4 MIK Umsida dalam IPE Berbasis Kasus Klinis
January 29, 2026By
Seminar Biologi Molekuler FIKES Umsida Bahas Diagnosis Virus Global Terkini
January 21, 2026By
FIKES Umsida dan STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Kolaborasi Kembangkan Pembelajaran RPL
January 6, 2026By
Benchmarking Kurikulum OBE, FIKES Umsida Gandeng Politeknik Indonusa Surakarta
December 30, 2025By

Prestasi

Batu Karate Challenge Jadi Ajang Pembuktian Atlet Muda Umsida Raih Juara 3
January 7, 2026By
Perjuangan Hingga Final, Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 2 Batu Karate Challenge
January 5, 2026By
Rafi Bagus Pradenta Ukir Juara 1 Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3 Lewat Usaha dan Doa
January 3, 2026By
Debut Perdana di UPSCC 2025, Ria A. Arif Persembahkan Medali Perak untuk Umsida
January 2, 2026By
Konsistensi yang Berbuah Prestasi, Meiska Putri Yandri Raih Lulusan Terbaik MIK Umsida
January 1, 2026By
Di Tengah Peran Ganda, Yuyun Rahma Putri Raih Lulusan Terbaik FIKES Umsida
December 31, 2025By
Kisah Perjalanan Maura Aulia Ismail Menjadi Lulusan Terbaik MIK Umsida
December 27, 2025By
Prestasi Nasional, Mahasiswa TLM Umsida Sabet Juara 1 Poster PKM-RE PIMTANAS
December 24, 2025By

Opini

Bolehkah Keseleo Dipijat? Ini Penjelasan Medis yang Perlu Diketahui
March 7, 2026By
Puasa Bisa Memengaruhi Hasil Tes Laboratorium? Ini Penjelasan Dosen TLM Umsida
March 3, 2026By
Prospek Karier Teknologi Laboratorium Medis (TLM) dan Peluang Kerjanya di Dunia Kesehatan
February 28, 2026By
Kenali Penyebab Speech Delay Sejak Dini agar Anak Tumbuh Optimal
February 22, 2026By
KB Implan, Cara Praktis Menjaga Jarak Kehamilan Tetap Ideal
February 21, 2026By