Riset Ungkap Akupresur Efektif Tingkatkan Produksi ASI Sejak Hari Pertama

Fikes.umsida.ac.id – Produksi ASI yang belum optimal pada hari-hari awal setelah persalinan sering menjadi sumber kecemasan bagi ibu. Padahal, fase awal laktasi adalah masa adaptasi tubuh terhadap perubahan hormonal.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Rosalina Septi Arcellya, mahasiswa kebidanan, bersama dosen Hesty Widowati SKeb Bd MKeb, pendekatan non-farmakologis berupa akupresur terbukti membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum .

Studi tersebut menjadi bagian dari penerapan Midwifery Continuity of Care yang menekankan pendampingan berkelanjutan sejak kehamilan hingga masa nifas. Salah satu temuan pentingnya adalah peran akupresur dalam merangsang refleks pengeluaran ASI.

Baca Juga: Pentingnya Edukasi Gizi pada Ibu untuk Menunjang Tumbuh Kembang Anak

Mengapa Produksi ASI Bisa Terhambat?
Sumber: Pexels

Setelah melahirkan, tubuh ibu membutuhkan stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin untuk memproduksi dan mengeluarkan ASI.

Namun, kelelahan fisik akibat persalinan, nyeri luka jahitan, hingga stres psikologis dapat menghambat refleks oksitosin atau let down reflex.

Pada hari pertama postpartum, bayi juga belum memiliki daya hisap yang kuat. Kondisi ini membuat rangsangan alami terhadap payudara belum maksimal.

Akibatnya, ASI belum keluar atau hanya muncul dalam bentuk kolostrum dalam jumlah sedikit.

Cek juga: Laboran Kebidanan Umsida Tunjukkan Inovasinya di Ajang Nasional KILab 2025

Padahal, kebutuhan bayi di 24 jam pertama masih sangat kecil, sekitar 7 ml setiap kali menyusu.  Artinya, beberapa tetes kolostrum sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan awal bayi.

Akupresur sebagai Stimulasi Non-Farmakologis

Dalam penelitian tersebut, ibu diberikan edukasi akupresur pada titik PC6 (Neiguan) dan GB21 (Jianjing) . Teknik ini dilakukan dengan memberikan tekanan atau pijatan ringan pada titik tertentu untuk merangsang sirkulasi dan refleks hormonal.

Cek Selengkapnya: Ujian OSCE Kebidanan FIKES Umsida Jadi Bekal Mahasiswa Menuju Praktik Nyata

Akupresur bekerja melalui stimulasi saraf yang diteruskan ke sumsum tulang belakang dan otak, sehingga membantu meningkatkan pelepasan oksitosin . Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan produksi ASI secara bertahap setelah tindakan dilakukan.

Metode ini menjadi alternatif yang aman, mudah dipelajari, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh ibu dengan pendampingan bidan.

Dukungan untuk Keberhasilan Menyusui

Efektivitas akupresur tidak berdiri sendiri. Dalam studi tersebut, ibu juga didorong untuk menyusui secara on demand atau sesering mungkin . Kombinasi antara stimulasi bayi dan akupresur mempercepat keluarnya ASI.

Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan menyusui bukan hanya soal kemampuan biologis, tetapi juga dukungan tenaga kesehatan dan pendekatan komprehensif.

Akupresur menjadi bukti bahwa solusi alami berbasis praktik kebidanan dapat membantu ibu melewati fase adaptasi laktasi dengan lebih percaya diri.

Sumber: Riset Mahasiswa Kebidanan

Penulis: Elfira Armilia

 

Berita Terkini

PKL D4 MIK Umsida Jadi Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia Kerja Kesehatan
February 7, 2026By
PKL Dasar dan Lanjutan D4 TLM Umsida Jadi Bekal Penting Mahasiswa Hadapi Industri Kesehatan
February 6, 2026By
Fisioterapi UMSIDA Dampingi Pelari FK UMSIDA Run 2026 Lewat Layanan Pemulihan Otot
February 3, 2026By
FIKES Umsida Perkuat Kesiapan Mahasiswa lewat Program Pre Klinik S1 Fisioterapi
January 30, 2026By
Peran Strategis Mahasiswa D4 MIK Umsida dalam IPE Berbasis Kasus Klinis
January 29, 2026By
Ujian OSCE Kebidanan FIKES Umsida Jadi Bekal Mahasiswa Menuju Praktik Nyata
January 28, 2026By
Seminar Biologi Molekuler FIKES Umsida Bahas Diagnosis Virus Global Terkini
January 21, 2026By
FIKES Umsida dan STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Kolaborasi Kembangkan Pembelajaran RPL
January 6, 2026By

Prestasi

Batu Karate Challenge Jadi Ajang Pembuktian Atlet Muda Umsida Raih Juara 3
January 7, 2026By
Perjuangan Hingga Final, Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 2 Batu Karate Challenge
January 5, 2026By
Rafi Bagus Pradenta Ukir Juara 1 Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3 Lewat Usaha dan Doa
January 3, 2026By
Debut Perdana di UPSCC 2025, Ria A. Arif Persembahkan Medali Perak untuk Umsida
January 2, 2026By
Konsistensi yang Berbuah Prestasi, Meiska Putri Yandri Raih Lulusan Terbaik MIK Umsida
January 1, 2026By
Di Tengah Peran Ganda, Yuyun Rahma Putri Raih Lulusan Terbaik FIKES Umsida
December 31, 2025By
Kisah Perjalanan Maura Aulia Ismail Menjadi Lulusan Terbaik MIK Umsida
December 27, 2025By
Prestasi Nasional, Mahasiswa TLM Umsida Sabet Juara 1 Poster PKM-RE PIMTANAS
December 24, 2025By

Opini

KB Implan, Cara Praktis Menjaga Jarak Kehamilan Tetap Ideal
February 21, 2026By
Peran Bidan dalam Layanan Kesehatan Ibu dan Anak yang Perlu Diketahui
January 31, 2026By
Manfaat Fisioterapi untuk Pemulihan dan Pencegahan Gangguan Gerak Tubuh
January 26, 2026By
Seberapa Sering Pemeriksaan Kehamilan Harus Dilakukan? Ini Penjelasan Lengkapnya
January 25, 2026By
Manfaat Pijat Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua
January 24, 2026By