Fikes.umsida.ac.id – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin banyak dimanfaatkan dalam dunia kesehatan.
Salah satu penerapannya adalah dalam mendeteksi penyakit osteoarthritis melalui analisis citra tulang lutut.
Riset yang dilakukan oleh dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Auliyaur Rabbani SKom MSc & tim.
Mengembangkan sistem klasifikasi penyakit osteoarthritis berbasis pengolahan citra digital.
Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif pada sendi yang sering menyerang lutut dan umumnya dialami oleh lansia.
Penyakit ini ditandai dengan kerusakan pada tulang rawan sendi yang menyebabkan rasa nyeri, kaku, hingga keterbatasan gerak.
Jika tidak terdeteksi sejak dini, osteoarthritis dapat mengganggu kualitas hidup penderitanya dalam jangka panjang.
Melalui riset tersebut, teknologi AI digunakan untuk membantu proses identifikasi osteoarthritis secara lebih cepat dan akurat.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggabungkan teknik deteksi tepi Sobel pada citra tulang lutut dengan algoritma Learning Vector Quantization (LVQ) untuk melakukan klasifikasi kondisi penyakit.
Dalam riset ini menjelaskan pengolahan citra medis memiliki potensi besar dalam mendukung diagnosis penyakit.
Pemanfaatan pengolahan citra digital pada citra tulang lutut dapat membantu proses identifikasi.
Baca Juga: Yuk Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Pengobatan Kanker Tulang dari Pakar Umsida
Teknologi AI Membantu Analisis Kesehatan Tulang

Dalam penelitian ini, citra tulang lutut yang diperoleh dari pemeriksaan radiologi diolah menggunakan metode deteksi tepi Sobel.
Teknik ini berfungsi untuk menonjolkan struktur tulang pada gambar sehingga perubahan bentuk atau kerusakan sendi dapat terlihat lebih jelas.
Setelah proses ekstraksi citra dilakukan, sistem kemudian menggunakan algoritma Learning Vector Quantization untuk mengklasifikasikan kondisi tulang lutut berdasarkan pola yang terbentuk.
Dengan pendekatan ini, sistem dapat membantu membedakan kondisi lutut normal dengan yang menunjukkan indikasi osteoarthritis.
Pendekatan berbasis AI ini menjadi inovasi penting dalam bidang medical image processing karena mampu mempercepat proses analisis data radiologi yang sebelumnya dilakukan secara manual.
Lihat Juga: Riset Aplikasi Deteksi Dini Anemia pada Remaja: Kualitas Sistem Jadi Kunci Keberhasilan
Deteksi Dini Penting untuk Mencegah Kerusakan Sendi

Osteoarthritis sering berkembang secara perlahan dan pada tahap awal sering tidak disadari oleh penderitanya. Karena itu, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan sendi yang lebih parah.
Melalui pemanfaatan teknologi AI, proses analisis citra tulang dapat dilakukan dengan bantuan sistem komputer yang mampu mengenali pola kerusakan sendi secara otomatis.
Baca Selengkapnya: MIK Umsida Ungkap Data Kesehatan dan Teknologi Digital Kunci Transformasi Kebijakan Publik
Teknologi ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran dokter, tetapi menjadi alat bantu dalam proses diagnosis medis.
“Penggunaan metode klasifikasi berbasis komputer diharapkan dapat membantu tenaga medis dalam mengidentifikasi penyakit osteoarthritis dari citra tulang lutut,” jelas pernyataan pada riset.
Inovasi seperti ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara bidang teknologi informasi dan kesehatan dapat membuka peluang baru dalam pengembangan sistem diagnosis penyakit.
Dengan pemanfaatan AI yang terus berkembang, deteksi dini penyakit seperti osteoarthritis diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sehingga penanganan pasien dapat dilakukan secara lebih optimal.
Sumber: Riset Auliyaur Rabbani SKom MSc & Tim.
Penulis: Elfira Armilia























