Inovasi Teknologi Bantu Olah Sekam Padi Jadi Lebih Bermanfaat

Fikes.umsida.ac.id –  Limbah pertanian selama ini kerap dipandang sebagai sisa produksi yang tidak memiliki nilai. Namun, perkembangan teknologi membuktikan bahwa limbah justru dapat menjadi sumber daya baru jika diolah dengan pendekatan ilmiah yang tepat.

Riset yang dilakukan oleh Galuh Ratmana Hanum SSi MSi, dosen Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) & Tim.

Menjelaskan bahwa limbah sekam padi memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai melalui proses teknologi laboratorium.

Baca Juga: Olah Limbah Cangkang Kupang, Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 2 PKP2 PTMA 2025

Dari Limbah Menjadi Sumber Bahan Baku
Sumber: Pexels

Sekam padi yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata mengandung senyawa penting seperti xilosa, arabinosa dan glukosa. Senyawa ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam berbagai industri, termasuk pangan dan farmasi.

Dalam penelitian tersebut, proses pengolahan dilakukan melalui metode hidrolisis menggunakan pelarut tertentu untuk memisahkan kandungan senyawa yang ada di dalam sekam padi. Proses ini menjadi langkah awal dalam mengubah limbah menjadi bahan baku yang lebih bernilai.

“Sekam padi mengandung senyawa xilosa yang dapat dimanfaatkan untuk produk bernilai tinggi,” sebagaimana dijelaskan dalam penelitian tersebut. Hal ini membuktikan bahwa limbah pertanian sebenarnya memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Peran Teknologi dalam Proses Pengolahan

Pengolahan limbah sekam padi tidak dapat dilakukan secara sederhana, tetapi membutuhkan pendekatan teknologi yang terukur.

Dalam riset ini, digunakan berbagai metode analisis seperti spektrofotometri UV-Vis, kromatografi kolom, hingga FTIR untuk memastikan kandungan senyawa yang dihasilkan.

Lihat Juga: Manfaat Jalan 7000 Langkah Sehari, Lebih Realistis dan Tetap Sehat

Teknologi ini berperan penting dalam memisahkan, mengidentifikasi, dan memastikan kualitas senyawa yang dihasilkan dari limbah. Tanpa teknologi yang tepat, potensi sekam padi sebagai bahan baku bernilai tinggi akan sulit untuk dikembangkan.

Selain itu, penggunaan teknologi juga membantu meningkatkan efisiensi proses pengolahan, sehingga hasil yang diperoleh lebih optimal dan dapat digunakan secara lebih luas.

Peluang Inovasi Berbasis Limbah Pertanian

Inovasi dalam pengolahan limbah pertanian membuka peluang besar, tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga ekonomi.

Produk turunan seperti xilitol, yang berasal dari xilosa, memiliki nilai jual tinggi dan banyak digunakan sebagai pemanis alami.

Dengan pemanfaatan teknologi, limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat diubah menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Hal ini juga sejalan dengan konsep ekonomi berkelanjutan yang mendorong pemanfaatan sumber daya secara optimal.

Cek Selengkapnya: Lewat Edukasi Higienis Dagangan di Sekolah, Dosen Umsida Tingkatkan Keamanan Jajanan

Pada akhirnya, inovasi teknologi tidak hanya menyelesaikan masalah limbah, tetapi juga membuka jalan bagi terciptanya peluang baru yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Sumber: Riset Galuh Ratmana Hanum SSi MSi & Tim

Penulis: Elfira Armilia

Berita Terkini

PKL D4 MIK Umsida Jadi Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia Kerja Kesehatan
February 7, 2026By
PKL Dasar dan Lanjutan D4 TLM Umsida Jadi Bekal Penting Mahasiswa Hadapi Industri Kesehatan
February 6, 2026By
Fisioterapi UMSIDA Dampingi Pelari FK UMSIDA Run 2026 Lewat Layanan Pemulihan Otot
February 3, 2026By
FIKES Umsida Perkuat Kesiapan Mahasiswa lewat Program Pre Klinik S1 Fisioterapi
January 30, 2026By
Peran Strategis Mahasiswa D4 MIK Umsida dalam IPE Berbasis Kasus Klinis
January 29, 2026By
Ujian OSCE Kebidanan FIKES Umsida Jadi Bekal Mahasiswa Menuju Praktik Nyata
January 28, 2026By
Seminar Biologi Molekuler FIKES Umsida Bahas Diagnosis Virus Global Terkini
January 21, 2026By
FIKES Umsida dan STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Kolaborasi Kembangkan Pembelajaran RPL
January 6, 2026By

Prestasi

Batu Karate Challenge Jadi Ajang Pembuktian Atlet Muda Umsida Raih Juara 3
January 7, 2026By
Perjuangan Hingga Final, Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 2 Batu Karate Challenge
January 5, 2026By
Rafi Bagus Pradenta Ukir Juara 1 Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3 Lewat Usaha dan Doa
January 3, 2026By
Debut Perdana di UPSCC 2025, Ria A. Arif Persembahkan Medali Perak untuk Umsida
January 2, 2026By
Konsistensi yang Berbuah Prestasi, Meiska Putri Yandri Raih Lulusan Terbaik MIK Umsida
January 1, 2026By
Di Tengah Peran Ganda, Yuyun Rahma Putri Raih Lulusan Terbaik FIKES Umsida
December 31, 2025By
Kisah Perjalanan Maura Aulia Ismail Menjadi Lulusan Terbaik MIK Umsida
December 27, 2025By
Prestasi Nasional, Mahasiswa TLM Umsida Sabet Juara 1 Poster PKM-RE PIMTANAS
December 24, 2025By

Opini

Ibu Hamil Wajib Tahu, Ini Manfaat Asam Folat untuk Janin
March 31, 2026By
Manfaat Jalan 7000 Langkah Sehari, Lebih Realistis dan Tetap Sehat
March 30, 2026By
Lutut Sakit Saat Ditekuk dan Diluruskan, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
March 16, 2026By
Cara Menyembuhkan Lutut Sakit di Usia Muda, Jangan Dianggap Sepele
March 14, 2026By
Bolehkah Keseleo Dipijat? Ini Penjelasan Medis yang Perlu Diketahui
March 7, 2026By