Fikes.umsida.ac.id – Event olahraga FK Umsida Run 2026 tidak hanya menjadi ajang lari dan kampanye gaya hidup sehat, tetapi juga ruang nyata peran tenaga kesehatan, khususnya fisioterapi.
Program Studi S1 Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) turut ambil bagian dengan menghadirkan layanan fisioterapi bagi para pelari dan pengunjung (1/02/26).
Lihat Juga: 3 Mahasiswa Fikes Umsida Raih Juara 1 Poster PKM-RE dalam Ajang Pimtanas 2025
Sebagai bentuk dukungan terhadap performa dan pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik intens.
Kaprodi S1 Fisioterapi FIKES UMSIDA, Okky Zubairi Abdillah S Fis M KKK.
Okky mengatakan bahwa fisioterapi memiliki peran penting dalam dunia olahraga, termasuk pada event lari seperti FK Umsida Run 2026.
“Fisioterapi membantu pelari dalam mempercepat waktu pemulihan setelah berlari. Selain itu, layanan fisioterapi juga berperan mengurangi risiko DOMS atau nyeri otot tunda, kram otot, dan keluhan lain pasca aktivitas fisik,” jelasnya.
Layanan Fisioterapi untuk Pemulihan Pasca Lari
Dalam pelaksanaan FK Umsida Run 2026, Prodi Fisioterapi Umsida menyiapkan berbagai layanan
Difokuskan pada pemulihan dan edukasi kesehatan gerak. Layanan ini dirancang agar mudah diakses dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Baca Juga: FIKES Umsida Perkuat Kesiapan Mahasiswa lewat Program Pre Klinik S1 Fisioterapi
Beberapa layanan yang diberikan meliputi stretching otot pasca lari, manual terapi ringan, penanganan keluhan otot ringan, serta edukasi dan konsultasi terkait gangguan gerak dan fungsi.
Seluruh layanan tersebut dilakukan oleh fisioterapis dan mahasiswa dengan pendampingan profesional.
“Kami menyiapkan layanan stretching, manual terapi ringan, penanganan keluhan otot, serta edukasi dan konsultasi gerak. Harapannya, peserta tidak hanya pulih lebih cepat, tetapi juga paham cara merawat tubuhnya dengan benar,” ujar Okky.
Peran Fisioterapi Umsida

Lebih dari sekadar layanan kesehatan, keterlibatan Prodi Fisioterapi dalam FK Umsida Run 2026 menjadi sarana penguatan citra dan kontribusi institusi di bidang kesehatan olahraga. Okky berharap kegiatan ini mampu mendekatkan fisioterapi kepada masyarakat luas.
“Saya berharap event olahraga seperti ini menjadi ajang nyata peran fisioterapi, khususnya Prodi Fisioterapi Umsida, dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Sekaligus mengenalkan Umsida sebagai penyelenggara pendidikan fisioterapi yang kompeten secara regional dan nasional,” ungkapnya.
Ke depan, Prodi Fisioterapi Umsida berkomitmen untuk terus terlibat dalam kegiatan serupa sebagai bagian dari pengabdian masyarakat dan pembelajaran mahasiswa.
Lihat Juga: Fisioterapi Umsida Jadi Tim Medis di Sidoarjo Run & Camp 2025 untuk Dukung Kesehatan Masyarakat
“FK UMSIDA Run 2026 merupakan event lari kedua yang melibatkan mahasiswa. Ke depannya, mahasiswa akan lebih sering kami terjunkan di event olahraga untuk menambah pengalaman nyata dalam penanganan fisioterapi, khususnya cedera olahraga,” pungkas Okky.
Melalui keterlibatan aktif ini, Prodi Fisioterapi Umsida terus menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan pendidikan, pelayanan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penulis: Elfira Armilia























