Seberapa Sering Pemeriksaan Kehamilan Harus Dilakukan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Fikes.umsida.ac.id – Pemeriksaan kehamilan merupakan bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan seorang ibu selama masa kehamilan.

Melalui pemeriksaan rutin, kondisi kesehatan ibu dan janin dapat dipantau sejak dini, sehingga risiko komplikasi bisa dicegah lebih awal.

Namun, masih banyak ibu hamil yang bertanya-tanya, seberapa sering sebenarnya pemeriksaan kehamilan perlu dilakukan agar tetap aman dan optimal.

Baca Juga: Optimalisasi Pertumbuhan Anak dengan Gizi Seimbang untuk Masa Depan yang Sehat

Dilansir dari laman Alodokter, pemeriksaan kehamilan atau antenatal care bertujuan untuk memastikan ibu dan bayi dalam kandungan berada dalam kondisi sehat, baik sebelum persalinan maupun setelah melahirkan.

Pemeriksaan ini juga membantu tenaga kesehatan mendeteksi gangguan kehamilan sejak awal dan memberikan penanganan yang tepat.

Jadwal Ideal Pemeriksaan Kehamilan yang Dianjurkan

Menurut Alodokter, idealnya ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan minimal enam kali selama sembilan bulan masa kehamilan.

Pemeriksaan tersebut terbagi dalam setiap trimester, yakni satu kali pada trimester pertama (usia kehamilan 1–12 minggu), minimal dua kali pada trimester kedua (13–28 minggu), dan tiga kali pada trimester ketiga (29–40 minggu).

Alodokter menjelaskan bahwa, “Pemeriksaan kehamilan secara rutin dapat membantu dokter memantau tumbuh kembang janin serta mendeteksi komplikasi kehamilan sebelum kondisinya memburuk.”

Cek Juga: 8 Tips Praktis untuk Menyusui dengan Benar: Rahasia Kesuksesan ASI Eksklusif

Pada kondisi tertentu, seperti kehamilan di usia 35 tahun ke atas, kehamilan risiko tinggi, atau memiliki riwayat penyakit tertentu, ibu hamil disarankan untuk melakukan kontrol lebih sering sesuai anjuran dokter.

Selain memantau kondisi janin, pemeriksaan rutin juga menjadi momen penting bagi ibu untuk mendapatkan edukasi.

Pola hidup sehat, konsumsi nutrisi, serta anjuran menghentikan kebiasaan yang berisiko, seperti merokok dan konsumsi alkohol.

Apa Saja yang Dilakukan Saat Pemeriksaan Kehamilan?
Sumber: Pexels

Pada kunjungan pertama, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari wawancara riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, hingga pemeriksaan penunjang.

Alodokter menyebutkan, “Pemeriksaan kehamilan meliputi pemeriksaan fisik, tes urine, tes darah, serta USG untuk memantau kondisi ibu dan janin.”

Pemeriksaan USG dilakukan untuk memantau detak jantung, posisi, serta pertumbuhan janin dan dianjurkan minimal satu kali di setiap trimester.

Cek Selengkapnya: Playground Bukan Tempat Bayi 1 Bulan, Ini Peringatan Pakar Umsida

Selain itu, tes skrining janin juga dapat dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan bayi dalam kandungan.

Memasuki trimester akhir, pemeriksaan akan difokuskan pada persiapan persalinan, termasuk posisi bayi, kondisi jalan lahir, serta kesiapan fisik dan psikologis ibu.

Dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, ibu hamil dapat menjalani kehamilan dengan lebih tenang, aman dan terpantau secara optimal.

Sumber: Alodokter

Penulis: Elfira Armilia

Berita Terkini

33 Mahasiswa D4 MIK Umsida Lulus UKOMNAS 2026 dengan Capaian 100 Persen Kompeten
September 8, 2026By
D4 TLM Umsida Sukses Lalui UKOMNAS 2026
September 7, 2026By
19 Mahasiswa Profesi Bidan Umsida Ikuti OSCE Untuk Perkuat Kompetensi Klinis
August 31, 2026By
Cegah Anemia dan Diabetes, TLM Umsida Edukasi Siswa SDN Kendalsewu
August 18, 2026By
Workshop Kebidanan Umsida Selaraskan Kurikulum dengan Standar ICM 2024
August 13, 2026By
FIKP Umsida dan SMA Muhammadiyah 4 Porong, Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental Siswa
August 10, 2026By
Kerja Sama dengan Nufi Sidoarjo Buka Peluang Baru bagi Mahasiswa Psikologi Umsida
August 7, 2026By
FIKP Umsida Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD Taman Bungkul, Surabaya
July 27, 2026By

Prestasi

Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
August 21, 2026By
Poster Deteksi Persalinan Macet Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 3
August 6, 2026By
Dosen Kebidanan Umsida Raih Juara 2 lewat Poster Kesehatan Mental Remaja
August 5, 2026By
Widi Arti Raih Gelar Doktor lewat Riset Cedera Olahraga Sepatu Roda
August 4, 2026By
Mahasiswa Kebidanan Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional 2026
August 3, 2026By
Prodi D4 TLM Umsida Resmi Jadi Penerima Bantuan PP-PTS Reguler 2026
July 30, 2026By
Anggie Erianti Raih Juara 2 Poster Ilmiah Nasional, Angkat Pentingnya Respectful Maternity Care
July 29, 2026By
Bekerja Sambil Kuliah, Anjar Jadi Lulusan Terbaik Psikologi Umsida
July 17, 2026By

Opini

Kenapa Psikologi Semakin Dibutuhkan di Tengah Tantangan Kesehatan Mental?
August 26, 2026By
Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman
June 4, 2026By
Cara Mengatasi Osteoporosis agar Tulang Tetap Kuat di Usia Lanjut
May 24, 2026By
Donor Darah Ternyata Punya Banyak Manfaat, Cek Selengkapnya!
May 19, 2026By
Sulit Tidur hingga Overthinking Jadi Gejala Umum Postpartum Anxiety
May 18, 2026By