Keseleo Jangan Dianggap Sepele, Ini Cara Aman Mengatasinya Agar Cepat Pulih

Fikes.umsida.ac.id – Keseleo kerap dianggap cedera ringan yang bisa sembuh sendiri tanpa penanganan serius.

Padahal, jika tidak ditangani dengan tepat, keseleo berpotensi menimbulkan nyeri berkepanjangan hingga kekakuan sendi.

Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, baik saat berolahraga, beraktivitas sehari-hari, maupun akibat terjatuh secara tidak sengaja.

Mengutip laman Alodokter, keseleo terjadi ketika ligamen yaitu jaringan yang menghubungkan tulang dengan tulang terentang secara berlebihan hingga mengalami robekan atau pelintiran.

Gejalanya cukup khas, mulai dari nyeri, bengkak, memar, hingga keterbatasan gerak pada sendi yang cedera. Lokasi yang paling sering mengalami keseleo adalah pergelangan kaki dan tangan, lutut, serta jempol kaki atau tangan.

Sayangnya, masih banyak orang yang mengabaikan tanda-tanda awal keseleo dan tetap memaksakan aktivitas, sehingga proses pemulihan menjadi lebih lama.

Baca Juga: Viral di Media Sosial, Dekan FIKES Umsida Ungkap Bahaya Pengasuhan Bayi yang Salah

Penanganan Awal yang Tepat Jadi Kunci Pemulihan
keseleo
Sumber : AI

Penanganan keseleo sebaiknya dilakukan segera setelah cedera terjadi.

Menurut Alodokter, sebagian besar keseleo ringan dapat ditangani secara mandiri dengan perawatan sederhana di rumah.

Langkah pertama yang penting adalah menghentikan aktivitas yang berpotensi memperparah cedera selama beberapa hari.

Kompres dingin menggunakan es yang dibalut kain selama 15–20 menit secara berkala dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri.

Selain itu, membebat area cedera dengan perban elastis juga dianjurkan untuk membatasi pergerakan sendi dan mencegah pembengkakan bertambah luas.

Cek Juga: Bunga Rafflesia Mekar di Tanah Perawan, Pakar Umsida Beberkan Tantangan Pelestarian Modern

Saat beristirahat, posisi anggota tubuh yang cedera sebaiknya dibuat lebih tinggi untuk membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi bengkak.

Penanganan yang tepat sejak awal tidak hanya mempercepat pemulihan, tetapi juga mencegah risiko cedera berulang di kemudian hari.

Obat Pereda Nyeri dan Kapan Harus ke Dokter

Selain perawatan sederhana, penggunaan obat pereda nyeri juga dapat membantu meredakan keluhan akibat keseleo.

Alodokter menyebutkan bahwa obat oles seperti gel atau krim dengan kandungan diclofenac, salisilat, atau capsaicin dapat digunakan sesuai kebutuhan. Obat minum seperti paracetamol dan ibuprofen juga dapat menjadi pilihan untuk mengurangi nyeri.

Cek Selengkapnya: Terapkan R.I.C.E untuk Pemulihan yang Lebih Cepat, Cedera Otot Tidak Lagi Menghalangi!

Namun, penting untuk diingat bahwa pijat pada area yang keseleo justru tidak dianjurkan karena dapat memperparah cedera. Konsumsi alkohol juga sebaiknya dihindari karena dapat menghambat proses penyembuhan.

Jika dalam waktu tiga hari kondisi tidak membaik, nyeri semakin hebat, atau disertai demam dan pembengkakan berlebihan, pemeriksaan ke dokter menjadi langkah yang bijak.

Dengan penanganan yang tepat dan kesadaran sejak dini, keseleo dapat pulih optimal tanpa meninggalkan masalah jangka panjang.

Sumber: Alodokter

Penulis: Elfira Armilia

Berita Terkini

FIKES Umsida dan STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Kolaborasi Kembangkan Pembelajaran RPL
January 6, 2026By
Benchmarking Kurikulum OBE, FIKES Umsida Gandeng Politeknik Indonusa Surakarta
December 30, 2025By
Dosen Umsida Terjun Menjadi Relawan Bencana di Aceh
December 26, 2025By
Rektor Umsida Tegaskan Sumpah Profesi sebagai Fondasi Profesionalisme Lulusan FIKES
December 18, 2025By
Puluhan Lulusan FIKES Umsida Resmi Disumpah, Siap Berkiprah sebagai Tenaga Kesehatan Profesional
December 17, 2025By
Hospital Visit D4 MIK Umsida di RS Saiful Anwar: Mahasiswa Pelajari Implementasi Rekam Medis Elektronik
December 10, 2025By
Inovasi Laboratorium Umsida Mencuri Perhatian dalam Diseminasi Nasional KILab 2025
December 8, 2025By
Mengenal Dunia Kesehatan Lebih Dekat: School Visit FIKES Umsida Hadir di SMK Pandaan
November 26, 2025By

Prestasi

Batu Karate Challenge Jadi Ajang Pembuktian Atlet Muda Umsida Raih Juara 3
January 7, 2026By
Perjuangan Hingga Final, Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 2 Batu Karate Challenge
January 5, 2026By
Rafi Bagus Pradenta Ukir Juara 1 Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3 Lewat Usaha dan Doa
January 3, 2026By
Debut Perdana di UPSCC 2025, Ria A. Arif Persembahkan Medali Perak untuk Umsida
January 2, 2026By
Konsistensi yang Berbuah Prestasi, Meiska Putri Yandri Raih Lulusan Terbaik MIK Umsida
January 1, 2026By
Di Tengah Peran Ganda, Yuyun Rahma Putri Raih Lulusan Terbaik FIKES Umsida
December 31, 2025By
Kisah Perjalanan Maura Aulia Ismail Menjadi Lulusan Terbaik MIK Umsida
December 27, 2025By
Prestasi Nasional, Mahasiswa TLM Umsida Sabet Juara 1 Poster PKM-RE PIMTANAS
December 24, 2025By

Opini

Sering Tak Disadari, Osteoporosis Bisa Mengintai Sejak Usia Produktif
January 9, 2026By
Viral di Media Sosial, Dekan FIKES Umsida Ungkap Bahaya Pengasuhan Bayi yang Salah
December 25, 2025By
Organisasi Profesi Dukung Lulusan FIKES Umsida Hadapi Tantangan Kesehatan
December 18, 2025By
Anak Muda Mudah Lelah, Gaya Hidup atau Masalah Kesehatan?
December 16, 2025By
FIKES UMSIDA Dorong Kesadaran Karier Bidang Kesehatan di SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong
December 11, 2025By