Cegah Stunting di Desa, Nugget Patin Daun Kelor Jadi Solusi Gizi Lokal

Fikes.umsida.ac.id – Stunting masih menjadi ancaman serius bagi kualitas generasi mendatang.

Di Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon, angka stunting tercatat sebesar 8% dari 150 balita.

Meski tergolong lebih rendah dibanding rata-rata nasional, angka ini tetap menjadi alarm bahwa intervensi gizi harus terus diperkuat, terutama di masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Baca Juga: 2 Bidan di Yogyakarta Jual 66 Bayi Secara Ilegal, Bagaimana Kode Etiknya?

Melihat potensi desa yang kaya hasil tambak, mahasiswa S1 Kebidanan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Anggie Erianti bersama dosen pembimbing Siti Cholifah, SST MKeb.

Melakukan inovasi berbasis pangan lokal berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) nugget patin daun kelor sebagai strategi pencegahan stunting.

Potensi Lokal yang Selama Ini Terabaikan

Desa Tambak Kalisogo dikenal sebagai sentra budidaya ikan patin. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai solusi gizi.

Padahal, ikan patin memiliki kandungan protein tinggi, omega-3, serta nilai biologis yang baik untuk pertumbuhan anak.

Cek Juga: Pentingnya Edukasi Gizi pada Ibu untuk Menunjang Tumbuh Kembang Anak

Tak hanya itu, daun kelor yang tumbuh subur di lingkungan desa juga kaya protein, zat besi, kalsium, dan antioksidan. Kombinasi keduanya menjadi pangan fungsional yang tidak hanya bergizi tinggi, tetapi juga mudah diterima anak-anak.

Optimalisasi sumber daya lokal ini bukan sekadar inovasi menu, melainkan langkah strategis membangun kemandirian gizi desa.

Edukasi dan Monitoring sebagai Pencegahan
Sumber: Data penelitian

Program ini tidak berhenti pada pembagian makanan tambahan.

Tim juga melakukan sosialisasi pencegahan stunting di posyandu, termasuk edukasi mengenai 1.000 HPK, pentingnya protein hewani dan pemantauan tumbuh kembang melalui pengukuran berat badan, tinggi badan dan LILA.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pencegahan stunting harus bersifat komprehensif: intervensi gizi, edukasi keluarga, serta deteksi dini melalui pemantauan antropometri.

Dengan melibatkan kader posyandu dan bidan desa, program ini memperkuat kolaborasi antara akademisi dan masyarakat.

Inovasi Gizi yang Disukai Anak dan Didukung Masyarakat
Sumber: Dokumentasi Riset

Hasil kegiatan menunjukkan nugget patin daun kelor sangat disukai anak-anak dari segi rasa dan tekstur. Respons positif ini penting karena keberhasilan intervensi gizi sangat dipengaruhi oleh penerimaan anak terhadap makanan.

Cek Selengkapnya: Mengungkap Kerentanan Ibu Primigravida terhadap Emesis Gravidarum, Tantangan Awal Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Lebih dari itu, masyarakat menunjukkan antusiasme untuk mereplikasi inovasi tersebut secara mandiri. Artinya, optimalisasi sumber daya lokal tidak hanya menyelesaikan masalah gizi jangka pendek, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi desa.

Melalui inovasi sederhana namun berbasis potensi lokal, riset ini membuktikan bahwa pencegahan stunting dapat dimulai dari desa, dari tambak dan dari kesadaran masyarakat untuk menjaga generasi masa depan tetap sehat dan produktif.

Sumber: Riset Mahasiswa S1 Kebidanan

Penulis: Elfira Armilia

 

Berita Terkini

PKL D4 MIK Umsida Jadi Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia Kerja Kesehatan
February 7, 2026By
PKL Dasar dan Lanjutan D4 TLM Umsida Jadi Bekal Penting Mahasiswa Hadapi Industri Kesehatan
February 6, 2026By
Fisioterapi UMSIDA Dampingi Pelari FK UMSIDA Run 2026 Lewat Layanan Pemulihan Otot
February 3, 2026By
FIKES Umsida Perkuat Kesiapan Mahasiswa lewat Program Pre Klinik S1 Fisioterapi
January 30, 2026By
Peran Strategis Mahasiswa D4 MIK Umsida dalam IPE Berbasis Kasus Klinis
January 29, 2026By
Ujian OSCE Kebidanan FIKES Umsida Jadi Bekal Mahasiswa Menuju Praktik Nyata
January 28, 2026By
Seminar Biologi Molekuler FIKES Umsida Bahas Diagnosis Virus Global Terkini
January 21, 2026By
FIKES Umsida dan STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Kolaborasi Kembangkan Pembelajaran RPL
January 6, 2026By

Prestasi

Batu Karate Challenge Jadi Ajang Pembuktian Atlet Muda Umsida Raih Juara 3
January 7, 2026By
Perjuangan Hingga Final, Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 2 Batu Karate Challenge
January 5, 2026By
Rafi Bagus Pradenta Ukir Juara 1 Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3 Lewat Usaha dan Doa
January 3, 2026By
Debut Perdana di UPSCC 2025, Ria A. Arif Persembahkan Medali Perak untuk Umsida
January 2, 2026By
Konsistensi yang Berbuah Prestasi, Meiska Putri Yandri Raih Lulusan Terbaik MIK Umsida
January 1, 2026By
Di Tengah Peran Ganda, Yuyun Rahma Putri Raih Lulusan Terbaik FIKES Umsida
December 31, 2025By
Kisah Perjalanan Maura Aulia Ismail Menjadi Lulusan Terbaik MIK Umsida
December 27, 2025By
Prestasi Nasional, Mahasiswa TLM Umsida Sabet Juara 1 Poster PKM-RE PIMTANAS
December 24, 2025By

Opini

Peran Bidan dalam Layanan Kesehatan Ibu dan Anak yang Perlu Diketahui
January 31, 2026By
Manfaat Fisioterapi untuk Pemulihan dan Pencegahan Gangguan Gerak Tubuh
January 26, 2026By
Seberapa Sering Pemeriksaan Kehamilan Harus Dilakukan? Ini Penjelasan Lengkapnya
January 25, 2026By
Manfaat Pijat Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua
January 24, 2026By
Jangan Asal Pilih! Ini Tips Memilih Mainan Edukasi Anak Usia 3 Tahun
January 23, 2026By