Fikes.umsida.ac.id – Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan yang memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan perempuan, khususnya selama masa kehamilan, persalinan dan nifas.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari Halodoc, bidan adalah tenaga medis profesional yang telah menempuh pendidikan kebidanan terakreditasi dan dibekali keterampilan klinis sesuai standar pelayanan kesehatan.
Baca Juga: Laboran Kebidanan Umsida Tunjukkan Inovasinya di Ajang Nasional KILab 2025
“Bidan dilatih untuk melakukan pemeriksaan rutin guna mendeteksi dini adanya kelainan atau komplikasi selama kehamilan,” tulis Halodoc. Deteksi dini ini menjadi langkah penting untuk mencegah risiko yang dapat membahayakan ibu maupun bayi.
Tak hanya membantu persalinan normal, bidan juga mampu memberikan pendampingan pada kondisi kehamilan dengan risiko tertentu, sekaligus memastikan proses persalinan berjalan aman dan terkendali.
Peran Bidan dalam Edukasi, Pencegahan dan Pelayanan

Peran bidan tidak berhenti pada tindakan klinis. Halodoc menjelaskan bahwa bidan juga berperan sebagai edukator kesehatan yang memberikan pemahaman kepada ibu terkait nutrisi selama kehamilan, perawatan bayi baru lahir, hingga kebersihan diri pascapersalinan.
“Edukasi yang diberikan bidan membantu ibu mengambil keputusan terbaik bagi kesehatan diri dan bayinya,” tulis pada laman Halodoc.
Melalui konseling yang tepat, ibu hamil dapat memahami tanda bahaya kehamilan dan langkah pencegahan yang perlu dilakukan.
Lihat Juga: Berbasis Riset, Posyandu Remaja Jadi Strategi Pencegahan Masalah Kesehatan Remaja
Selain itu, bidan turut berkontribusi dalam menurunkan risiko infeksi dengan memastikan prosedur kebersihan diterapkan secara konsisten.
Di wilayah terpencil, bidan bahkan menjadi satu-satunya tenaga kesehatan yang dapat diakses masyarakat, menjadikannya pilar penting dalam pemerataan layanan kesehatan.
Peran Bidan dalam keberhasilan ASI Eksklusif dan KB

Halodoc juga menyoroti peran bidan dalam mendorong keberhasilan ASI eksklusif.
“Bidan memberikan dukungan dan pendampingan agar ibu dapat menyusui secara optimal,” penjelasan pada laman Halodoc.
Baca Selengkapnya: Tak Semua Konten Viral Aman, Dosen Kebidanan Umsida Ingatkan Orang Tua Soal Stimulasi Bayi
ASI eksklusif diketahui berperan besar dalam mendukung tumbuh kembang bayi dan meningkatkan imunitas.
Di sisi lain, bidan aktif memberikan konseling kesehatan reproduksi dan keluarga berencana.
Mereka membantu pasangan memilih metode kontrasepsi yang aman dan sesuai kebutuhan, sekaligus memberikan edukasi tentang perencanaan kehamilan sehat.
Seiring perkembangan teknologi, pelayanan kebidanan kini semakin adaptif. Konsultasi online dan pemanfaatan aplikasi kesehatan membuat akses layanan bidan semakin mudah dan terjangkau.
Dengan peran yang terus berkembang, bidan tidak hanya menjadi pendamping persalinan, tetapi juga mitra kesehatan keluarga sepanjang siklus kehidupan.
Sumber: Halodoc
Penulis: Elfira Armilia























