Fikes.umsida.ac.id – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat.
Melalui keterlibatan sebagai tim kesehatan pada kegiatan Multaqoh ke-25 di Pondok Pesantren Nurul Haromain, Pujon, Malang.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari (16–17 Januari 2026), dan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah.
Wakil Dekan FIKES Umsida Jamilatur Rohmah SSi MSi, menjelaskan bahwa keikutsertaan tim kesehatan Umsida berawal dari permohonan langsung pihak pondok pesantren.
Baca Juga: Sumpah Profesi ke-XIV FIKES Umsida, 60 Lulusan Miliki Identitas Profesi dalam Diri Masing-Masing
FIKES bersama Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) kemudian bersinergi untuk memberikan dukungan layanan kesehatan selama acara berlangsung.
“Kegiatan ini merupakan Multaqoh ke-25 yang diselenggarakan oleh Ponpes Nurul Haromain. Kami dari Umsida hadir sebagai tim kesehatan untuk mendukung kegiatan tersebut dengan layanan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan,” jelas Jamilatur.
Sinergi Lintas Fakultas Hadirkan Layanan Kesehatan Terpadu

Tim kesehatan Umsida terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari FK, FKG dan FIKES.
Khusus dari FIKES, tim berjumlah tujuh orang yang terlibat, yakni Wakil Dekan Jamilatur rohmah SSi MSi, Kaprodi S1 Kebidanan Siti Cholifah SST MKeb, Sekprodi D4 TLM Andika Aliviameita SST MSi, Laboran MIK Alfinda Ayu Hadikasari, S Tr RMIK MKes dan 2 orang mahasiswa.
Menurut Jamilatur, keterlibatan lintas fakultas ini menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat pesantren.
“FK, FKG, dan FIKES bersama-sama mendukung kegiatan ini dengan menyediakan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi sesuai kompetensi masing-masing,” ujarnya.
Kehadiran tim kesehatan ini mendapat respons positif dari peserta Multaqoh, karena memudahkan akses layanan kesehatan di tengah padatnya rangkaian kegiatan keagamaan.
Perkuat Branding FIKES dan Pengalaman Lapangan Mahasiswa

Selain menjalankan fungsi pengabdian masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan citra FIKES Umsida.
Jamilatur menegaskan bahwa keterlibatan langsung di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap FIKES dan program studi di dalamnya.
“Tujuan kami tidak hanya mendukung tim kesehatan, tetapi juga meningkatkan branding fakultas dan program studi, sekaligus menumbuhkan animo masyarakat untuk mengenal FIKES Umsida lebih dekat,” tuturnya.
Ia juga berharap mahasiswa yang terlibat memperoleh pengalaman berharga sebagai bekal profesional di masa depan.
Cek Selengkapnya: Dorong Mutu Pendidikan Kesehatan, FIKES Umsida Bahas Kurikulum OBE Bersama Politeknik Indonusa Surakarta
“Mahasiswa bisa belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat, melatih komunikasi, etika profesi dan keterampilan pemeriksaan kesehatan secara nyata,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, FIKES Umsida terus menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan kesehatan yang aktif, adaptif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Penulis : Elfira Armilia.























