Fikes.umsida.ac.id – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan pengajian kesehatan yang digelar oleh Pusat Studi Mental Health (PSMH) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) bersama Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Krembung.
Kegiatan yang berlangsung pada Ahad pagi (11/1/2025) di area Masjid At-Taqwa Krembung ini diikuti sekitar 80 peserta dari simpatisan, binaan, serta pengurus Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah se-Kecamatan Krembung.
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus silaturahmi yang mempertemukan akademisi, organisasi perempuan, serta masyarakat desa dalam satu tujuan bersama, yakni meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik dan mental.
Kehadiran para tokoh desa turut memperkuat semangat kolaboratif dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan berdaya.
Baca Juga: Dosen Umsida Jadi Relawan Epidemiolog untuk Bantu Bencana Aceh
Penguatan Sinergi Kampus dan Desa untuk Kesehatan Berkelanjutan

Kolaborasi antara Umsida dan Desa Lemujut bukanlah hal baru.
Hubungan kemitraan yang telah terjalin sebelumnya melalui berbagai program pengabdian masyarakat menjadi fondasi kuat terlaksananya kegiatan ini.
Dukungan dari pemerintah desa dan organisasi Muhammadiyah setempat menunjukkan bahwa upaya peningkatan kesehatan masyarakat membutuhkan kerja bersama lintas institusi.
Melalui kegiatan ini, Umsida juga mendorong penguatan kerja sama berkelanjutan dengan berbagai pusat studi yang dimiliki kampus.
Tidak hanya di bidang kesehatan, potensi kolaborasi juga terbuka di sektor ekonomi, kewirausahaan, hingga penguatan kapasitas masyarakat berbasis kebutuhan lokal.
Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan relevan bagi warga desa.
Lihat Juga: Benchmarking Kurikulum OBE, FIKES Umsida Gandeng Politeknik Indonusa Surakarta
Edukasi Kesehatan dan Layanan Gratis untuk Masyarakat

Pengajian kesehatan ini menghadirkan materi edukatif seputar penyakit yang kerap muncul saat musim pancaroba serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga.
Dengan menghadirkan Dr Nurul Azizah SKeb Bd MSc, dosen Program Studi Kebidanan Umsida sebagai pemateri utama.
Dalam penyampaiannya, Dr Azizah mengulas berbagai penyakit yang kerap muncul dan mengganggu kesehatan manusia pada masa pancaroba, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga.
Penyampaian materi berlangsung interaktif, disertai diskusi dan tanya jawab yang aktif dari para peserta.
Berbagai pertanyaan kritis muncul, termasuk terkait kewaspadaan terhadap demam berdarah dan chikungunya.
Lihat Selengkapnya: Pentingnya Edukasi Gizi pada Ibu untuk Menunjang Tumbuh Kembang Anak
Diskusi ini menegaskan pentingnya deteksi dini dan pemahaman gejala awal agar masyarakat dapat mengambil langkah tepat sebelum kondisi memburuk.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, kegiatan ini juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol.
Layanan ini disambut antusias oleh peserta karena memberikan manfaat langsung dan praktis.
Melalui kegiatan ini, Umsida menegaskan komitmennya sebagai kampus berdampak yang tidak hanya hadir dalam ranah akademik.
Tetapi juga aktif mendampingi masyarakat dalam membangun kualitas hidup yang lebih sehat dan seimbang.
Penulis: Dr Noor Fatimah
telah tayang di umsida.ac.id/ Kolaborasi Pusat Studi Umsida dan ‘Aisyiyah Krembung Dorong Kesadaran Kesehatan Warga Desa























