Mengapa Nutrisi Ibu Saat Hamil Penting? Ini Penjelasan Konsep Fetal Programming

Fikes.umsida.ac.id –  Kehamilan sering dipahami sebagai masa penting bagi pertumbuhan janin di dalam rahim. Namun, lebih dari sekadar proses biologis, masa kehamilan juga menjadi periode yang menentukan kesehatan anak di masa depan.

Konsep ini dikenal dengan istilah fetal programming, yaitu kondisi ketika lingkungan nutrisi selama kehamilan memengaruhi perkembangan organ dan metabolisme janin yang berdampak hingga masa dewasa.

Riset dari Soy Protein Diet Improves Nutritional Status of Offspring with Intrauterine Growth Restriction menjelaskan bahwa kualitas nutrisi ibu selama kehamilan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan keturunan.

Penelitian tersebut menyoroti bagaimana asupan protein yang tidak mencukupi dapat memicu perubahan metabolik pada janin dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan di kemudian hari .

Apa Itu Fetal Programming?

Fetal programming merupakan konsep yang menjelaskan bahwa kondisi lingkungan selama masa kehamilan dapat “memprogram” perkembangan organ dan sistem metabolisme janin.

Lihat Juga: Laboran Kebidanan Umsida Tunjukkan Inovasinya di Ajang Nasional KILab 2025

Dengan kata lain, apa yang dikonsumsi ibu selama kehamilan dapat memengaruhi bagaimana tubuh anak berfungsi setelah lahir.

Ketika nutrisi ibu tidak terpenuhi secara optimal, janin akan beradaptasi dengan kondisi tersebut agar tetap dapat bertahan hidup. Hal ini dapat memengaruhi perkembangan organ penting seperti jantung, ginjal, dan sistem metabolisme tubuh.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kekurangan nutrisi selama masa kehamilan, terutama protein, dapat mengubah proses perkembangan janin sehingga meningkatkan risiko gangguan metabolik seperti diabetes, hipertensi, hingga penyakit kardiovaskular pada usia dewasa .

Hubungan Nutrisi Ibu dan Risiko Penyakit Anak

Perubahan metabolik yang terjadi pada janin akibat kekurangan nutrisi tidak selalu terlihat saat bayi lahir.

Dalam beberapa kasus, bayi memang dapat lahir dengan berat badan rendah atau mengalami kondisi Intrauterine Growth Restriction (IUGR).

Namun dampak sebenarnya sering muncul dalam jangka panjang.

Lihat Selengkapnya: Kenali Penyebab Speech Delay Sejak Dini agar Anak Tumbuh Optimal

Tubuh anak yang terbentuk dalam kondisi nutrisi terbatas akan beradaptasi dengan cara memperlambat pertumbuhan dan mengubah sistem metabolisme.

Adaptasi tersebut membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit kronis ketika anak tumbuh dewasa. Oleh karena itu, masa kehamilan sering disebut sebagai periode kritis dalam menentukan kesehatan generasi berikutnya.

Nutrisi Kehamilan sebagai Investasi Masa Depan
Sumber: Ilustrasi Ai

Kesadaran mengenai pentingnya nutrisi selama kehamilan menjadi semakin penting. Ibu hamil perlu memastikan bahwa asupan gizi yang dikonsumsi mencukupi kebutuhan tubuh dan janin.

Protein, vitamin, serta mineral memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan organ dan sistem metabolisme janin.

Baca Juga: Riset Dosen Kebidanan Umsida Ungkap Peran Usia dalam Keberhasilan Laktasi

Hasil ilmiah tersebut juga menunjukkan bahwa sumber protein yang baik, termasuk protein nabati seperti kedelai, dapat membantu meningkatkan status nutrisi keturunan yang mengalami gangguan pertumbuhan janin .

Pada akhirnya, kesehatan anak tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga oleh kondisi lingkungan selama kehamilan.

Pola makan ibu menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi masa depan kesehatan anak.

Melalui pemenuhan nutrisi yang baik selama kehamilan, ibu tidak hanya mendukung pertumbuhan janin yang optimal, tetapi juga membantu membentuk fondasi kesehatan yang kuat bagi generasi berikutnya.

Sumber: Riset Dr Rafhani Rosyidah SKeb Bd MSc & Tim

Penulis: Elfira Armilia

Berita Terkini

PKL D4 MIK Umsida Jadi Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia Kerja Kesehatan
February 7, 2026By
PKL Dasar dan Lanjutan D4 TLM Umsida Jadi Bekal Penting Mahasiswa Hadapi Industri Kesehatan
February 6, 2026By
Fisioterapi UMSIDA Dampingi Pelari FK UMSIDA Run 2026 Lewat Layanan Pemulihan Otot
February 3, 2026By
FIKES Umsida Perkuat Kesiapan Mahasiswa lewat Program Pre Klinik S1 Fisioterapi
January 30, 2026By
Peran Strategis Mahasiswa D4 MIK Umsida dalam IPE Berbasis Kasus Klinis
January 29, 2026By
Ujian OSCE Kebidanan FIKES Umsida Jadi Bekal Mahasiswa Menuju Praktik Nyata
January 28, 2026By
Seminar Biologi Molekuler FIKES Umsida Bahas Diagnosis Virus Global Terkini
January 21, 2026By
FIKES Umsida dan STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Kolaborasi Kembangkan Pembelajaran RPL
January 6, 2026By

Prestasi

Batu Karate Challenge Jadi Ajang Pembuktian Atlet Muda Umsida Raih Juara 3
January 7, 2026By
Perjuangan Hingga Final, Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 2 Batu Karate Challenge
January 5, 2026By
Rafi Bagus Pradenta Ukir Juara 1 Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3 Lewat Usaha dan Doa
January 3, 2026By
Debut Perdana di UPSCC 2025, Ria A. Arif Persembahkan Medali Perak untuk Umsida
January 2, 2026By
Konsistensi yang Berbuah Prestasi, Meiska Putri Yandri Raih Lulusan Terbaik MIK Umsida
January 1, 2026By
Di Tengah Peran Ganda, Yuyun Rahma Putri Raih Lulusan Terbaik FIKES Umsida
December 31, 2025By
Kisah Perjalanan Maura Aulia Ismail Menjadi Lulusan Terbaik MIK Umsida
December 27, 2025By
Prestasi Nasional, Mahasiswa TLM Umsida Sabet Juara 1 Poster PKM-RE PIMTANAS
December 24, 2025By

Opini

Puasa Bisa Memengaruhi Hasil Tes Laboratorium? Ini Penjelasan Dosen TLM Umsida
March 3, 2026By
Prospek Karier Teknologi Laboratorium Medis (TLM) dan Peluang Kerjanya di Dunia Kesehatan
February 28, 2026By
Kenali Penyebab Speech Delay Sejak Dini agar Anak Tumbuh Optimal
February 22, 2026By
KB Implan, Cara Praktis Menjaga Jarak Kehamilan Tetap Ideal
February 21, 2026By
Peran Bidan dalam Layanan Kesehatan Ibu dan Anak yang Perlu Diketahui
January 31, 2026By