Fikes.umsida.ac.id – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FIKES Umsida) kembali menghadirkan kegiatan FIKES Xpertise 2026 Series 2 bertema “Menjaga Kesehatan Reproduksi Remaja” yang digelar di Aula SMAN 4 Sidoarjo, Jumat (22/05/2026).
Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja.
Materi yang disampaikan tidak hanya membahas kebersihan organ reproduksi, tetapi juga berbagai kebiasaan sehari-hari yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh di masa depan.
Himpunan Mahasiswa (HIMA) Kebidanan Umsida menjelaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi menjadi hal penting karena masih banyak remaja yang kurang memahami cara menjaga kesehatan tubuh dengan benar.
“Kami ingin memberikan pemahaman kepada siswa bahwa menjaga kesehatan reproduksi bukan hal tabu, tetapi bagian penting dari menjaga kualitas hidup dan kesehatan diri,” ungkap perwakilan HIMA Kebidanan Umsida.
Baca Juga: FIKES Xpertise Series 1 Umsida Ajarkan Penanganan Cedera Olahraga di SMAN 4 Sidoarjo
Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Mitos yang Masih Dipercaya

Dalam pemaparannya, tim FIKES Umsida menjelaskan bahwa kesehatan reproduksi menurut WHO dan BKKBN merupakan kondisi sehat secara fisik, mental, dan sosial yang berkaitan dengan sistem reproduksi.
Siswa juga diberikan edukasi mengenai cara menjaga kebersihan organ reproduksi pria dan wanita, terutama saat masa pubertas dan menstruasi.
Materi tersebut meliputi pentingnya mengganti pembalut secara rutin, menjaga kebersihan area reproduksi, hingga menghindari penggunaan sabun berbahan keras pada area sensitif.
Selain itu, tim pemateri turut membahas berbagai aktivitas sehari-hari yang dapat membahayakan kesehatan reproduksi, seperti penggunaan pakaian terlalu ketat, kurang menjaga kebersihan, pola hidup tidak sehat, hingga kebiasaan begadang.
Menariknya, sesi “mitos atau fakta” menjadi salah satu bagian yang paling diminati siswa.
Lihat Juga: Laboran Kebidanan Umsida Tunjukkan Inovasinya di Ajang Nasional KILab 2025
Dalam sesi tersebut, pemateri meluruskan berbagai informasi keliru yang masih dipercaya remaja, seperti anggapan tidak boleh mandi saat menstruasi atau penggunaan sabun wangi untuk membersihkan organ reproduksi.
“Remaja perlu memahami informasi kesehatan yang benar agar tidak mudah percaya pada mitos yang justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan,” jelas tim pemateri.
Kenalkan Prodi Kebidanan Umsida kepada Generasi Muda

Selain memberikan edukasi kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan Program Studi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan FIKES Umsida kepada siswa SMAN 4 Sidoarjo.
Berdasarkan brosur penerimaan mahasiswa baru, Prodi Kebidanan Umsida telah terakreditasi Baik Sekali dan membuka jalur reguler maupun RPL.
Program studi ini berfokus mencetak lulusan profesional, unggul, dan inovatif di bidang pelayanan kebidanan dan akupresur yang adaptif terhadap perkembangan IPTEK kesehatan.
Selain itu, lulusan memiliki peluang karier luas, mulai dari bidan rumah sakit, puskesmas, klinik, hingga konselor kesehatan ibu dan anak.
Dalam sesi penutupan, panitia juga membagikan informasi pendaftaran mahasiswa baru serta berbagai jalur beasiswa yang tersedia di Umsida.
Melalui kegiatan FIKES Xpertise 2026, Umsida menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan edukasi kesehatan yang dekat dengan remaja sekaligus mendorong generasi muda agar lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi sejak dini.(Elfirarm)























