Fikes.umsida.ac.id – Selama ini, target 10.000 langkah per hari sering dianggap sebagai standar ideal untuk menjaga kesehatan.
Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa berjalan 7000 langkah per hari sudah memberikan manfaat kesehatan yang signifikan dan lebih realistis untuk dicapai oleh banyak orang.
Mengutip dari laman Physiopedia, temuan ini berasal dari studi besar yang melibatkan lebih dari 160.000 peserta di berbagai negara. “Berjalan sekitar 7000 langkah per hari dikaitkan dengan penurunan risiko kematian, penyakit kardiovaskular, hingga gangguan kesehatan lainnya,” tulis Physiopedia.
Temuan ini menjadi kabar baik, terutama bagi mereka yang merasa kesulitan mencapai target 10.000 langkah. Dengan target yang lebih realistis, masyarakat tetap dapat memperoleh manfaat kesehatan tanpa harus melakukan perubahan gaya hidup yang terlalu ekstrem.
Baca Juga: Lawan Penyakit Jantung Sejak Muda, Wanita Harus Tahu Ini!
Manfaat Besar dari Peningkatan Aktivitas Harian

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa peningkatan jumlah langkah harian berkaitan langsung dengan penurunan berbagai risiko kesehatan. Dibandingkan dengan berjalan hanya sekitar 2000 langkah per hari, mencapai 7000 langkah dapat menurunkan risiko kematian secara signifikan.
Selain itu, berjalan lebih banyak juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, demensia, hingga gejala depresi.
Physiopedia menjelaskan bahwa “bahkan peningkatan kecil dalam jumlah langkah harian sudah memberikan manfaat kesehatan tambahan, dengan setiap peningkatan 1000 langkah memberikan efek positif.”
Lihat Juga: Waktu Penyembuhan Patah Tulang Kaki Tidak Sama, Ini Penyebabnya
Artinya, tidak perlu langsung mencapai target tinggi. Mulai dari peningkatan kecil secara bertahap sudah cukup membantu tubuh menjadi lebih sehat.
Hal ini sangat penting bagi individu dengan kondisi tertentu seperti diabetes atau pasien yang sedang dalam masa pemulihan. Aktivitas fisik ringan namun konsisten dapat membantu meningkatkan metabolisme dan fungsi tubuh secara keseluruhan.
Relevan untuk Semua Usia, Termasuk Lansia

Salah satu poin penting dari penelitian ini adalah manfaatnya yang tetap terasa pada berbagai kelompok usia, termasuk lansia. Berbeda dengan anggapan bahwa manfaat aktivitas fisik akan stagnan di usia tertentu, penelitian ini justru menunjukkan peningkatan yang terus berlanjut.
Manfaat kesehatan dari peningkatan jumlah langkah tetap meningkat secara linear, termasuk pada populasi lansia.
Cek Juga: Latihan Interval Intensitas Sedang Kunci Aman Tingkatkan Metabolisme Perempuan Obesitas
Bagi praktisi kesehatan seperti fisioterapis, temuan ini memberikan panduan yang lebih praktis dalam memberikan rekomendasi aktivitas kepada pasien. Target 7000 langkah dinilai lebih mudah dicapai dan tetap memberikan dampak kesehatan yang nyata.
Dengan kemudahan teknologi seperti ponsel pintar atau pedometer, jumlah langkah harian juga semakin mudah dipantau.
Kesimpulannya, berjalan kaki secara rutin dengan target yang realistis dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan. Tidak perlu langsung mencapai angka tinggi, yang terpenting adalah konsistensi dalam bergerak setiap hari.
Sumber: Physiopedia
Penulis: Elfira Armilia























