Fikes.umsida.ac.id – Anemia menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dianggap sepele karena gejalanya mirip kelelahan biasa. Padahal, kondisi ini bisa kambuh jika penyebab utamanya belum benar-benar teratasi.
Dilansir dari Halodoc anemia kambuh terjadi ketika kadar hemoglobin atau sel darah merah kembali menurun setelah sebelumnya sempat membaik.
Saat tubuh kekurangan hemoglobin, distribusi oksigen ke seluruh organ menjadi tidak optimal. Akibatnya, tubuh akan lebih mudah lemas, sulit fokus, hingga mengalami gangguan aktivitas sehari-hari.
“Anemia yang kambuh biasanya menandakan tubuh masih kekurangan zat penting seperti zat besi, vitamin B12, atau folat,” tulis Halodoc.
Kondisi ini bisa dipicu oleh pola makan yang kurang sehat, gangguan penyerapan nutrisi, hingga penyakit tertentu yang belum tertangani dengan baik.
Baca Juga: Riset Kebidanan Umsida Ungkap Sering Nyeri Haid,Bisa Jadi karena Anemia
Tubuh Mudah Lelah Bisa Jadi Tanda Anemia Kambuh

Salah satu tanda paling umum dari anemia kambuh adalah tubuh terasa sangat lelah meskipun tidak banyak beraktivitas. Berbeda dari rasa capek biasa, kondisi ini sering tidak membaik meski sudah beristirahat cukup.
Selain mudah lemas, penderita anemia juga dapat mengalami wajah pucat, pusing berulang, sakit kepala, hingga tangan dan kaki terasa dingin. Dalam beberapa kasus, jantung bisa berdebar lebih cepat karena tubuh berusaha memenuhi kebutuhan oksigen.
Menurut Halodoc kurangnya oksigen dalam tubuh juga dapat memengaruhi konsentrasi dan suasana hati seseorang.
“Kurangnya suplai oksigen ke otak dapat membuat penderita sulit fokus, mudah marah, bahkan mengalami perubahan mood,” jelas Halodoc.
Gejala lainnya yang perlu diwaspadai adalah sesak napas ringan saat beraktivitas, kuku rapuh, hingga tubuh yang lebih mudah terserang infeksi.
Penyebab Anemia Kambuh dan Cara Mencegahnya

Anemia dapat kambuh jika pola makan tidak dijaga dengan baik. Kurangnya asupan zat besi, vitamin B12 dan asam folat menjadi penyebab paling sering terjadi. Selain itu, kebiasaan minum teh atau kopi saat makan juga dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh.
Cek Juga: Asam Folat Untuk Ibu Hamil? Ini Kata Pakar Kebidanan Umsida
Tidak hanya faktor makanan, beberapa kondisi medis seperti menstruasi berlebihan, gangguan pencernaan, penyakit ginjal, hingga penyakit kronis lainnya juga dapat memicu anemia kembali muncul.
Karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar kadar hemoglobin tetap terpantau.
Mengutip dari laman halodoc pencegahan anemia kambuh dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi seimbang.
“Penuhi kebutuhan zat besi dari makanan seperti daging merah, sayuran hijau, telur, serta buah yang kaya vitamin C agar penyerapan zat besi lebih optimal,” tulis Halodoc.
Jika gejala anemia mulai terasa berat seperti sesak napas, nyeri dada, atau tubuh sangat lemah, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Penanganan yang cepat dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius dan menjaga kondisi tubuh tetap sehat.(Elfirarm)
Sumber: Laman Halodoc























